Nokia C3-00, Classic Cantik Canggih

Ini merupakan sebuah gebrakan Nokia. Meluncurkan sebuah ponsel di segmen yang pasarnya mulai tergerus oleh kompetitor dan ponsel lokal. Dan tidak tanggung-tanggung, fitur premium pun dimasukkan ke dalamnya.

Nokia sepertinya tidak mau main-main lagi. Inilah segmen menengah yang paling empuk dan besar kuenya. Terbukti dengan Nokia C3 yang baru diluncurkan ini. Dengan harga terjangkau, plus diskon di hari pertama saja, membuat puluhan ribu orang mengantri untuk mendapatkannya. Bagaimana performanya? Inilah ulasan TeNexGen terlengkap, untuk Anda!

Desainnya klasik. Candybar layaknya ponsel sejenis. Berbentuk pipih yang melebar ke samping, dan dipenuhi 35 tombol QWERTY yang lengkap. Ukurannya cukup slim dibandingkan ponsel-ponsel lain, terutama ponsel lokal. Dan kualitas casingnya cukup menjanjikan dan relatif baik.

Di layar dan sekeliling bagian depan C3, tampaklah desain yang mengkilat. Yang tentunya berwarna sesuai option yang Anda pilih, apakah grey, white-gold, atau pink. Dan tombolnya sendiri relatif lebih kesat dan nyaman ditekan, serta dibentuk agak menonjol. Sangat nyaman! Jika susah membayangkannya, komposisi keypad E63-lah yang mungkin dijadikan patokan terdekat.

Selain QWERTY, Anda akan menemukan softkey dan D-Pad 5 arah, serta 2 tombol shortcut menuju contacts dan message. Cukup simple dan fungsional. Tidak ada masalah saat digunakan sehari-hari, baik dalam mengetik cepat, menjelajah menu, bahkan untuk menelepon sekalipun.

Di sisi belakang, Anda akan menemukan cover baterai yang berbahan agak kesat. Tidak licin dan nyaman sekali digenggam. Bahkan juga relatif bersih karena tidak seperti E7x series yang mudah meninggalkan sidik jari. Di atas cover baterai, ada sebuah corong kamera dan speaker di sebelah kanannya.

Di bagian kiri ponsel, ada sebuah slot microSD dan port microUSB. Semuanya ditutup dengan lapisan karet untuk mencegah masuknya debu. Di bagian kanan, tampil polos. Tidak ada tombol volume maupun shutter kamera di ponsel ini.

Yang terakhir, di bagian atas, TeNexGen menjumpai sebuah lubang charger dan juga jack audio berukuran 3.5mm. Selain itu, tidak ada lagi bagian-bagian atau tombol yang bisa dijumpai. Cukup sederhana dan tidak ribet.

Nah, di bagian ini, lumayan banyak yang bisa TeNexGen bahas untuk Anda. Ada beberapa perubahan yang “jarang” di ponsel Nokia, apalagi yang harganya berada di segmen ini. Langka bahkan hampir tidak ada.

Di layar TFT 262.144 warna yang beresolusi QVGA lanscape, serta ukuran 2.4inch yang lumayan lebar, Nokia C3 dijalankan oleh sistem operasi S40. Sebuah OS tertutup milik Nokia, dan bukan OS Symbian seperti yang diduga sebagian orang. Eh, jangan kaget dulu, karena inilah ponsel QWERTY pertama Nokia yang berjalan di lingkungan ini.

Dan, jangan juga menganggap sebelah mata karena non-OS terbuka seperti Symbian. Mengapa? S40 ini tidak sekaku generasi-generasi sebelumnya. Tampilannya lumayan fresh dan menyegarkan mata. Menu-menu yang hadir dinamis, bahkan sekilas mirip dengan OS S60 (Symbian).

Tetapi, yang paling utama dan diunggulkan di C3, adalah social networking widget! Apakah itu? Widget seperti yang kita ketahui, adalah sejenis penghubung dari sebuah aplikasi. Dan ini terlihat di C3, di mana pada bagian layar awal (homescreen), Nokia menyertakan berbagai pilihan widget. Dari Facebook, Twitter, chat, music player, bahkan contacts bar untuk mempermudah menghubungi orang-orang terdekat dengan kita.

Bukan hanya itu, di user interface C3 (S40 secara umumnya), sangat bersahabat dengan hampir semua kalangan pengguna ponsel. Mulai dari anak muda, orangtua, pemula, hingga pengguna tingkat advance sekalipun. Penggunaannya mudah dimengerti, dan font-font yang disediakan cenderung raksasa (bisa diatur) yang sangat cocok untuk siapa saja.

Selain itu, Nokia C3 memiliki tingkat personalisasi yang lengkap. Anda yang suka bosan dengan tampilan ponsel, dapat mengganti wallpaper, theme, screensaver, dan hampir semuanya. Bahkan icon pun dapat diganti dengan pilihan theme tersebut. Bukan hanya itu, gambar animasi berbasis Flash juga dapat diterapkan di sini, berkat dukungan Flash Lite 3.0.

Karena OS S40 yang tertutup, sulit untuk mendeteksi prosesor apa yang digunakan di ponsel ini, serta berapa ukuran RAM yang digunakan. Yang diketahui, bahwa C3 memiliki memori internal sebesar 55Mb.

Namun, jika berbicara soal RAM, bisa dipastikan sangat sedikit mengingat S40 tidak menggunakan memori yang banyak. Meski ada kemampuan multitasking, namun tidak semua aplikasi demikian. Hanya media player dan radio FM yang demikian, sedangkan aplikasi Java tidak bisa.

Untuk memori internal sebesar 55Mb, akan digunakan untuk menyimpan message, contacts, dan file system lainnya. Namun kadang-kadang di C3 dirasakan perpindahan menu yang lambat. Namun itu tidak semua dan dapat diatasi dengan restart, atau menggunakan themes yang berukuran lebih kecil.

Jika 55Mb di memori internal dirasakan kurang, Anda dapat mengupgrade ruang penyimpanan dengan kartu microSD hingga 8Gb. Sangat memadai untuk menyimpan file-file media misalkan lagu.

Di sisi jaringan, C3 dapat menangkap network 2.5G atau setara EDGE. Secara teori, kecepatan akses data dapat mencapai 236kbps. Cukup untuk chatting, facebook-an, twitter-an, dan e-mail pada sehari-hari. Dan ini tergantung dari kualitas jaringan operator yang TNG™ers gunakan. Dan jika tidak dapat sinyal EDGE, masih ada GPRS yang akan mem-backup.

Tak mau pulsa habis? Atau lagi nongkrong di cafe-cafe ber-hotspot? Nah, ini dia kekuatan super yang langka didapatkan, yaitu koneksi WLAN (wi-fi). Wow! Ya, inilah jurus ampuh Nokia untuk melawan ponsel sekelasnya. Secara teori, mampu menghantarkan data hingga 11mbps/ 54mbps. Dan untuk penggunaannya sangat mudah, deteksi, masukkan WEP key jika perlu, dan connect.

Untuk koneksi jarak pendek, Nokia C3 tidak lupa membenamkan bluetooth 2.1 + A2DP. Untuk berkirim file dengan ponsel lain, proses pairing dan mendeteksi dengan mudah. Serta tak lupa dilengkapi juga port microUSB yang digunakan untuk bertransfer data dengan PC. Dan sebagai tambahan, microUSB di ponsel ini tidak dapat melakukan proses isi ulang baterai (charging).

Nokia seri C3 ini sepertinya paling mengunggulkan sisi ini. Selain untuk berhadapan langsung (head-to-head) dengan ponsel lokal, ini juga sebagai kekuatan baru untuk meraih pasar mid-end sebesar-besarnya. Apalagi Indonesia adalah negara pengguna social-networking (Facebook) terbesar kelima di dunia.

Dari sisi perpesanan (messaging) standar, C3 mendukung fitur yang lengkap. SMS, MMS, hingga flash message. Bahkan yang baru, tampilan pesan dapat dibuat ke dalam “threaded view” di mana SMS kita tampil selayaknya chatting.

Nah, di sini, Nokia juga telah mengeluarkan kekuatan yang biasanya hanya ada di ponsel high-end. Itu adalah Nokia Messaging, sebuah layanan e-mail gratis dari Nokia yang mampu menampung hingga 10 akun, baik itu Yahoo! Mail, Hotmail, OVI mail, Gmail, dan lainnya.

Untuk internet browsing sendiri, Nokia telah membawa webkit yang fresh dari Nokia, terutama di S40 ini. Kemampuannya benar-benar bisa diandalkan, bahkan sangat jauh lebih baik daripada browser di ponsel-ponsel lokal. Browser C3, sanggup mengeksekusi tampilan wap dan HTML dengan baik, bahkan grafis-nya juga lebih terjaga. Cocok digunakan untuk wi-fi-an. Namun jika Anda ingin hemat pulsa dengan tampilan yang dikompresi, maka gunakanlah browser pihak ketiga. Dan Nokia sendiri telah membenamkan OperaMini ke dalam sistemnya dan dapat ditemukan di menu Internet.

Dan C3 yang dibesar-besarkan sebagai ponsel chatting ini juga membawa fitur yang lumayan tangguh. Sebuah aplikasi chatting Nokia Messenger yang dapat digunakan untuk chatting sesama pemilik OVI Nokia. Namun tunggu dulu, Anda dapat juga chatting via Yahoo! Messenger, Windows Live, Gtalk, dan lainnya namun dengan aplikasi tambahan yang bisa didapatkan di OVI store, semisal Nimbuzz atau eBuddy. Apalagi keypad yang nyaman sangat mendukung layanan chatting ini.

Untuk multimedia -sebuah fitur yang wajib ada di ponsel terkini-, juga tidak dilupakan oleh Nokia untuk disisipkan ke dalam C3. Ada radio FM, media player, hingga kamera. Dan mari TeNexGen ajak Anda untuk membahas media player terlebih dahulu.

Nokia C3 membenamkan sebuah music player, yang sekaligus berfungsi menjadi video player. Dan oleh karena itu, namanya sengaja disingkat media player. Media player yang ada di C3 sebenarnya lumayan apik. Ada penggolongan musik berdasarkan ID3 tags (artis, album, composer, dan lainnya), ada juga equalizer, stereo widening, dan lain-lainnya. Termasuk juga dengan kemampuan untuk tetap memainkan lagu di background (multitasking), misalkan sambil membaca pesan.

Hanya saja, kemampuan media player tidak didukung speaker internal ponsel yang memadai. Meskipun terpisah dari earpiece (sebagaimana yang sering diterapkan di ponsel-ponsel vendor Korea), namun speaker C3 yang terletak di samping kamera ini terlihat kecil. Suaranya tidak begitu wah, tetapi sudah cukup menghibur di kala bosan.

Apalagi di layarnya yang lanscape, aksi menonton video menjadi maksimal dan lebih nyaman karena tidak perlu membalikkan ponsel.

Selain itu, jika ingin uptodate dengan berita-berita lokal dan lagu-lagu yang sedang nge-hits, Anda bisa mencoba radio FM di ponsel. Namun jangan lupa mencolokkan headset dengan jack 3.5mm sebagai penangkap gelombangnya.

Di sisi lain, C3 hadir bersama sebuah kamera 2.0 megapiksel. Tidak begitu wah, apalagi tidak disertai fitur autofokus, flash, dan sejenisnya. Walaupun sudah pasti lebih baik dari ponsel lokal yang rata-rata hanya beresolusi VGA (640×480 piksel). Untuk penangkapan gambar di ruangan yang terang dan berlimpah cahaya sudah cukup bagus, di mana penyerapan warnanya relatif natural dan bersih. Sedangkan pengambilan gambar di ruang yang gelap, akan menghasilkan bintik-bintik noise. Akan tetapi ini lebih dari cukup untuk mengabadikan momen-momen narsis ala TNG™ers.

Video recording yang dibawa C3 pun tidak bagus dan tidak buruk-buruk amat. C3 mampu menangkap resolusi 320×240 (QVGA) dalam framerate 15fps. Dan tentunya berdurasi unlimited sesuai sisa kapasitas memori Anda.

Nokia C3 telah dibenamkan aplikasi Communities, sebuah software yang fresh juga dari Nokia, di mana Anda dapat membuka social network Anda di sini, yaitu Facebook dan Twitter. Jika Anda punya lebih dari 2 akun baik Twitter maupun Facebook, Communities pun siap melayani. Hanya saja dari semua ini, Anda hanya dapat memilih satu akun dari Facebook atau Twitter sebagai main account untuk ditampilkan di widget homescreen tadi.

Dan di Communities juga, Anda bisa melihat status/ tweets terbaru dari teman-teman Anda. Bisa wall/ mention, message/ direct message, dan sebagainya.

Aplikasi-aplikasi standar untuk keperluan sehari-hari (organiser) pun hadir. Ada: calendar, calculator, converter, notes, to-do-list, dan lainnya. Tidak lupa juga ada 4 games bawaan, antara lain: Bounce, Sudoku, Block’d, dan Diamond Rush. Sangat menghibur di kala senggang.

Masih kurang? Tenang saja, karena dengan platform Java MIDP, berbagai aplikasi siap untuk diinstall ke dalam handset ini. Dan tentu saja sangat banyak tersedia di pasaran, salah satunya OVI store. Dan tentunya aneka client social networking lain, aplikasi multi chat, games, dan utilities lain siap dijajal di sini.

Hanya, karena OS S40 yang tertutup, belum ada aplikasi office yang mampu bekerja dengan sempurna di lingkungan Java. Jadi jangan harap Anda bisa mengedit file, baik Word, Excel, ataupun PowerPoint di sini. Termasuk juga GPS reciever yang absen.

Nokia C3 terkesan lumayan pelit kali ini, dan mungkin lebih dikarenakan untuk menekan harga jual. Pasalnya di dalam paket pembelian, kita hanya menemukan handset, charger, baterai, manual book, warranty card, headset, dan sebuah dus tentunya. Tidak ada microSD, kabel data, maupun CD installer.

Akan tetapi jika dilihat dari sisi lain akan kepelitan paket penjualan C3, ini cukup bermakna juga. Apalagi microSD dan microUSB cukup universal sehingga mudah dicari, dan tidak akan menimbulkan kemubaziran jika sudah memilikinya. Soal CD, masih bisa didownload dari internet. Tidak masalah.

Masalahnya adalah pada kualitas headset. Headset yang diberikan adalah headset yang biasanya digunakan pada seri low-end. Kualitasnya cukup di bawah rata-rata karena suaranya datar. Alangkah lebih baik menggantinya dengan headset lain, karena Nokia sendiri menyediakan yang lebih baik daripada ini.

Soal baterai, Nokia C3 cukup digdaya. C3 memberikan baterai BL-5J setara Nokia 5800 XpressMusic, dengan kapasitas 1320mAh. Sangat memadai untuk menopang fitur onlinenya, dan juga akses wi-fi. Untuk penggunaan harian di mana chat tidak selalu aktif, akan bertahan hingga 3 hari.

Nokia C3 sangat layak sekali untuk dimiliki TNG™ers yang rata-rata masih anak sekolah/ kuliahan. Bahkan juga cocok untuk yang sudah “berumur” karena kemudahan penggunaan dan font yang besar.

Harga yang terjangkau, fitur yang berlimpah plus wi-fi, serta sarana jejaring sosial yang lengkap menjadikan seribu alasan bagi kita untuk membelinya. Apalagi jika kita pernah “enggan” atau trauma dengan merk lokal.

Akan tetapi yang harus menjadi bahan pertimbangan adalah ponsel ini bukan ponsel pintar yang memiliki OS, serta layanan push-mail dari Nokia Messaging terkadang tidak berjalan dengan mulus. Bagaimanapun, keputusan ada di tangan Anda. (stm/ tng)

Plus

Harga terjangkau + wi-fi

Social networking yang terpadu

Desain yang lumayan dan nyaman

Mudah digunakan

Minus

Belum dual SIM seperti ponsel lokal

Kinerja push-mail belum stabil

  • Ukuran: 115.5 x 58.1 x 13.6 mm, 63.2 cc, 114 gr
  • Network: Quadband GSM
  • Status: Tersedia
  • Layar: TFT 262 ribu warna, 320×240 piksel, 2.4 inch
  • Input: QWERTY keyboard
  • Sistem Operasi: S40
  • Prosesor: (tidak terdeteksi)
  • Memori: Internal 55Mb
  • Slot Memori: microSD up to 8Gb
  • Kamera: 2.0Megapiksel
  • Video Recorder: QVGA (320×240 piksel), 15fps
  • Kamera Sekunder: Tidak
  • Media Player: Ya, video player dan music player
  • Radio FM: Ya. Stereo dengan RDS
  • WLAN: Ya. Wi-Fi 802.11 b/g
  • Bluetooth: Ya. v2.1 dengan A2DP
  • Inframerah: Tidak
  • Port USB: Ya, microUSB v2.0
  • Transfer Data: GPRS class 32, EDGE class 32
  • Speakerphone: Ya
  • Jack Audio: Ya. 3.5 mm
  • GPS: Tidak
  • Java: Ya. MIDP 2.0
  • Browser Standar: WAP2.0, xHTML, HTML
  • Tambahan: Nokia Messaging, Communities, OVI contacts, OVI store, OperaMini 4.2, Flash Lite 3.0, photo editor, organizer, social-networking widget, contacts bar, games (4), dan lainnya (Pilihan Warna: golden-white, slate-grey, hot-pink)
  • Baterai Standar: BP-5J, Li-Ion 1320mAh

+/- Rp1.190.000,- | ●●●●

172 Responses to “Nokia C3-00, Classic Cantik Canggih”

  1. jennifer evangelista Says:

    saya mau nanya . Opera mini dari nokia c3 saya hilang dengan sendirinya. Saya udah coba download lewat ovi. Tapi yang saya dapat malah opera mini yang tidak sah /tdk dari penyuplai terpercaya. Bagaimana caranya agar saya dapat opera mini yang sah dari nokia?dan knp opera mini saya hilang dengan sendirinya ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s