Nokia C6-00, Touchscreen dan QWERTY yang Siap Aksi

Tak mau terus dianggap sebagai vendor dengan produk-produk mahal yang sulit dijangkau, Nokia menghadirkan C6. Ponsel ini menghadirkan segudang fitur nan komplit, dan tentunya kombinasi anyar layar sentuh dan tombol full QWERTY.

Nokia C3 bisa dikatakan sebagai versi murah dari Nokia N97 yang notabene adalah produk premium. C6 hadir dengan harga lebih terjangkau, namun bagaimana kemampuannya dibanding sang kakak? Nah, ini dia ulasan TNG™ yang selalu hadir untuk Anda.

Geser ke samping! Itulah perintah yang langsung dijalankan di pikiran Anda ketika memegang ponsel ini tanpa kita sadari. Ya, ponsel ini menganut sistem side slider yang mirip N97 untuk menyembunyikan deretan tombol ketiknya. Hanya saja gesernya datar dan tidak mengadopsi stand yang membuat layarnya menaik. Sejauh ini tidak mempengaruhi fungsi keseluruhan dan nyaman-nyaman saja.

Sebelum membicarakan isi side slider, kita terlebih dahulu menutupnya dan melihat sekeliling. C6 tampak muka terdapat sebuah layar yang cukup luas dengan kemampuan sentuh. Ukurannya 3.2inch yang di bawahnya dihiasi dengan 3 tombol: call, menu, dan end.

Di sebelah kiri atas dekat earpiece, ada proximity sensor yang berfungsi mendeteksi objek di depan ponsel pada saat menelepon dan mematikan layar secara otomatis agar tidak salah sentuh. Sedangkan di kanan atas bagian depan C6, ada sebuah kamera sekunder dan light sensor.

Mencoba membalik-balikkan ponsel, C6 di sisi kiri terdapat sebuah slot microSD, dan di sebelah kanan ada tombol shutter kamera, tombol lock, serta tombol volume. Kalau di sisi atas, ada slot microUSB serta jack audio 3.5mm. Di sisi bawah hanya ada lubang charger 2mm serta lubang pengait aksesoris.

Mencoba balikkan ponsel, ada sebuah corong kamera beserta flash, juga sebuah speaker. Pokoknya secara keseluruhan, semuanya hadir proporsional tanpa ada “keanehan” yang mencolok.

Nah, mari kita buka slidernya. Di sisi dalam ini, 39 tombol full QWERTY menemani mengetik saat chat, SMS, bahkan edit file office sekalipun. Dan penempatan sebuah tombol D-Pad 5 arah di sebelah kanan tombol QWERTY, bisa dikatakan membuat pengetikan lebih comfort alias nyaman. Jadi untuk memindahkan pointer, cukup gunakan D-Pad.

Nokia C6 mengadopsi sistem operasi Symbian versi 5. Meski sebagian menganggapnya telah ketinggalan dibanding OS-OS yang sekarang beredar pasaran, namun Symbian tetap unggul dengan efisiensi, aplikasi, kompabilitas, dan juga penggunaan yang nyaman.

Symbian versi 5 belum bisa multitouch seperti Symbian^3 terbaru, namun penggunaannya tidak terasa apalagi jika sudah terbiasa. Ada homescreen widget yang persis sama seperti N97 yang sama-sama ber-OS sejenis. Sejumlah shortcut dan jalan pintas berupa aplikasi hingga update dari Facebook bisa dihadirkan. Pokoknya cocok untuk TNG™ banget deh.

Nah, sebagai jendela interaksi sendiri, Nokia memercayakan pada TFT resistive touchscreen, beresolusi 360×640 piksel dengan kedalaman 16 juta warna. Untuk penggunaan harian cukup responsif. Akses bisa dilakukan dengan stylus, plectrum, pena tumpul, hingga ujung kuku sekalipun. Dan saat kita di bawah sinar matahari langsung, tulisan di layar tetap terlihat berkat light sensor yang otomatis mengatur brightness layar dengan cahaya sekitar.

Yang perlu digarisbawahi, ponsel ini membawa Symbian yang tentunya dapat melakukan multitasking sejati dengan membuka beberapa aplikasi bersamaan. Contohnya adalah musik dengan SMS, browsing sambil SMS, main game sambil mendengarkan lagu, dan sebagainya.

Untuk TNG™ers yang cepat bosan dengan tampilan ponselnya, C6 membawa personalisasi yang lengkap. Mulai dari pengaturan wallpaper, theme, ringtone, icon, hingga font maupun homescreen. Tentunya untuk kedua yang disebutkan terakhir ini, membutuhkan sedikit kemampuan memodifikasi Symbian.

Menggunakan prosesor ARM11 berclockspeed 434Mhz memang tidak lagi superior. Banyak ponsel yang “lebih” daripada ini. Hanya saja sama seperti rekan-rekannya Nokia N97, 5530 XpressMusic, 5800, 5230, dan lainnya, ini sudah sangat memadai. Apalagi Symbian bisa dikatakan sebagai OS yang paling “irit” spesifikasi hardware.

Dengan memori RAM 128Mb, beberapa multitasking aplikasi berat bisa dijalankan. Hanya saja kadang masih ditemukan lag beberapa detik dalam membuka aplikasi. Untuk penggunaan harian tidak begitu mengganggu. Di sisi penyimpanan atau storage, ada memori internal 240Mb. Sangat lapang, bahkan jika kurang bisa diupgrade ke microSD hingga 16Gb.

Sekadar informasi, aplikasi berformat Symbian (.sis/ .sisx) ataupun Java (.jar/ .jad) bisa dimasukkan ke dalam memori internal maupun eksternal. Jadi tidak perlu takut suatu saat kehabisan ruang untuk menginstall aplikasi yang berlimpah.

Dalam hal networking, C6 tampil lengkap. Koneksi jarak pendek maupun jauh tersedia. Untuk jarak pendek tetap ada bluetooth v2.0 A2DP dan microUSB v2.0. Sedangkan untuk koneksi jarak jauh ada jaringan HSDPA hingga 3.6Mbps, 3G/ UMTS/ EDGE/ GPRS, serta ada wi-fi (WLAN).

Hanya saja HSDPA-nya belum maksimal mengingat kecepatan tertinggi yang dapat dicapai adalah 3.6Mbps. Bandingkan ponsel sejenis yang telah menggapai 7.2Mbps bahkan 10.2Mbps. Tetapi jika dilihat dari fakta lapangan, kemampuan  ini tidaklah buruk apalagi jika kecepatan data operator yang Anda gunakan telah stabil di angka ini.

Secara keseluruhan, dari hardware dan network, C6 telah mampu mengakomodir semua kebutuhan TNG™ers. Mau browsing sambil dengar lagu? Ok. Mau dengar SMS sambil chat? Ayo! Mau FB-an dan Twitter-an di cafe berhotspot wi-fi gratis? Silakan …

Membahas mengenai sisi perpesanan cukup sekilas saja karena fitur-fiturnya cenderung sama dengan ponsel Nokia sejenis. Semua hadir dengan lengkap yaitu: SMS, MMS, e-mail, chat, hingga push-mail. Untuk ketiga fitur terakhir mengandalkan layanan NMS atau Nokia Messaging Service. Tidak ada masalah dan pengoperasiannya juga gampang dengan tuntunan step-by-step.

Untuk browsing, C6 setia dengan OS Symbian 5th Edition-nya. Dukungan flash membuatnya tampil apik dan mirip tampilan desktop. Browsernya sendiri cukup lancar membuka suatu halaman (tergantung kecepatan internet juga) baik HTML, xHTML, dan WAP, meskipun boros menyedot bandwidth. Untuk mengakali dan menghemat (terutama mengakses dengan pulsa operator dan tanpa berlangganan paket unlimited), bisa memanfaatkan OperaMini atau OperaMobile.

Selain browsing, sebenarnya banyak aplikasi yang siap menghubungkan kita dengan dunia maya. Salah satunya adalah tersedia fitur Nokia Messaging Service (NMS). Ada mail, chat, dan aneka social networking. Social networking ini merupakan aplikasi terpadu, bukan link menuju situs mobile jejaring sosial tersebut. Social networking yang disematkan antara lain: Facebook, MySpace, Hi5, Friendster, dan Shazam. Sayang, social network Twitter yang berbasis mikro-blogging dan terpopuler kedua setelah Facebook, tidak ada di sini.

Saran tambahan dari TNG™ untuk sisi social networking ini. Selain aplikasi client bawaan Nokia, Anda bisa menggunakan aplikasi 3rd party berupa Snaptu ataupun Socially yang juga cukup handal.

Multimedia di S60 mungkin tidak perlu diragukan terutama di bagian dalam alias software. Bisa dibilang semuanya sudah ada dan memiliki fitur memadai untuk kategori multimedia itu sendiri. Dari music player, video, hingga radio FM.

Music player dan video player pada C6 memang dipisahkan. Music player yang ada adalah khas S60 pada umumnya. Tetap ada equalizer, stereo widening, bass booster, dan aneka setting-an lain. Sedangkan video player terintegrasi dengan RealPlayer yang support aneka format, seperti mp4, 3gp, dan wmv. Yang tidak hadir adalah dukungan DivX dan XviD yang biasa muncul di produk premium.

Untuk mendukung media yang ada ini, loudspeaker yang ada di C6 termasuk kategori rata-rata. Tidak begitu bagus, tetapi sayang jika dikatakan jelek. Andaikala Anda tetap tidak puas, cobalah headset di port 3.5mm-nya. Headset bawaan Nokia hingga headset branded yang premium bisa dijejalkan. Suaranya menyembur apik jika diset dengan benar.

Berangkat ke sisi yang sangat diandalkan TNG™ers terutama bernarsis-ria. Sebuah kamera beresolusi 5.0 megapiksel tertanam di belakang tubuh C6 ini, dengan sebuah LED flash dan juga fitur pendukung, semisal autofokus. Shutter di sisi ponsel juga ikut berperan, di mana untuk mengambil fokus, Anda harus menekan setengah (half-press) tombol tersebut yang disusul tekan penuh (full-press).

Hasilnya bisa diapresiasi dengan baik. Dan untuk sekadar dipajang di Facebook atau Twitter, bisa dianggap memuaskan. Kalaupun tidak, momen-momen spontan untuk koleksi pribadi tetap bagus. Asalkan cahayanya cukup, di mana jika objek foto tidak memiliki cahaya yang memadai, maka hasil foto akan tetap dihiasi noise.

Untuk pengabadi gambar bergerak yang dikenal dengan video recorder, C6 disisipi kemampuan merekam hingga resolusi VGA (640×480 piksel) pada framerate 30fps. Merekam pertandingan sepakbola atau sang artis sedang beraksi di panggung masih berjalan mulus, asalkan bukan pertandingan balap Formula-1!

C6 dapat dijejali aneka aplikasi Symbian (ekstensi .sis) maupun aplikasi Java (.jar), baik yang dibangun sengaja untuk touchscreen maupun keypad. Karena jika tidak, C6 siap menghadirkan tombol D-Pad virtual beserta softkey.

Untuk aplikasi yang terinstall di dalamnya sendiri, C6 hadir dengan Facebook for Nokia yang ada di dalam lingkungan Nokia Messaging. Dan sepertinya yang ditulis di atas, ada dukungan social-network lain. Tentunya berupa aplikasi real, bukan link menuju mobile-site mereka.

Tak cukup itu, ada juga aplikasi menuju portal berita seperti Kompas, ESPN, dan sejenisnya. Untuk mengetahui cuaca, ada sejenis widget AccuWeather yang juga siap terhubung ke homescreen. Tak kurang, masih ada World Clock, calculator, currencies, dan lainnya. Untuk game, berdasarkan paket dan informasi yang TNG™ terima, C6 hanya dijejalkan satu buah yaitu Bejeweled Twist. Kok sedikit banget? Tenang, masih ada ribuan games di luar sana yang tersedia dan siap diinstall. Bahkan jika mendukung, game tersebut bisa dimainkan dengan cara mengguncangkan ponsel. Pastinya berkat accelerometer.

Masih kurang? Ada OVI store nih! Siap install dengan ratusan hingga ribuan aplikasi yang siap diunduh dengan cuma-cuma (Ini juga dikarenakan OVI store Indonesia yang tidak menyediakan aplikasi berbayar).

Nah, kalau bagi TNG™ers yang hobi jalan-jalan sambil menyelesaikan skripsi, membuat tugas sekolah yang tertunda, mengedit laporan kantor yang belum siap, dan juga membuat surat untuk “seseorang”, C6 menyanggupi dengan bantuan QuickOffice. Saat pembelian, Anda hanya disuguhkan QuickOffice versi regular yang hanya berfungsi membaca dan menampilan (viewer). Untuk menikmati edit file, belilah lisensi aslinya … Atau ada juga solusi lain, semisal dengan software lain yang tersedia (bahkan secara gratis) di dunia maya.

Bahasan terpenting, C6 disisipi GPS reciever internal yang terintegrasi dengan OVI maps milik Nokia. Navigasinya secara keseluruhan lumayan handal apalagi jika berada di kota besar dan berada di outdoor, yang memudahkannya menangkap sinyal satelit. Berbeda dengan QuickOffice yang harus membeli lisensi untuk menikmati fiturnya, OVI maps diberikan lisensi gratis seumur hidup oleh Nokia.

Dalam pembelian, fitur ponsel dan desain selalu diutamakan untuk pertimbangan. Namun perlengkapan ponsel dan penjualan tetap harus jadi nomor dua setelah itu. Ini karena sebagian besar pembeli tidak mau direpotkan dengan pencarian dan pembelian aksesoris-aksesoris ponsel itu sendiri.

Nokia C6 hadir cukup lengkap. Ada microSD 2Gb, kabel data microUSB, headset, dan perlengkapan standar ponsel itu sendiri. Hanya yang menjadi sedikit ganjalan, kualitas headset dan charger yang diberikan adalah tipe-tipe yang biasanya disertakan pada Nokia low-end dan mirip dengan yang disertakan pada Nokia C3. Alasannya mungkin untuk menekan harga jual, khususnya Nokia C-series yang lumayan dicap “terjangkau” dan sebanding dengan fitur-fiturnya.

Untuk baterai, BL-4J berkapasitas 1200mAh sanggup menyalakan C6 selama 2 hari lebih, dengan pemakaian sehari-hari. Boros-tidaknya sangat tergantung kepada banyak faktor dan penggunaan.

Dua segmen yang paling diincar, itulah yang akan didapatkan di C6 sebagai ponsel yang memiliki 2 buah input. Touchscreen untuk aksi multimedia yang lebih maksi, serta full QWERTY yang membuat aksi mengetik lebih pasti. Cocok banget deh, buat TNG™ers!

Fitur segudang, baik HSDPA, wi-fi, kamera 5 megapiksel, videocall, OS Symbian, dan aneka lainnya tentunya terasa maksimal jika mengingat harganya yang pas di kantong. Bahkan dengan harganya, bisa dikatakan berfitur setara dengan kebutuhan ponsel high-end.

Kekurangan yang dirasakan hanyalah paket penjualan yang terasa “tanggung”, dengan kualitas aksesoris yang seadanya. Kalau tidak melihat sisi ini, C6 layak untuk dibawa pulang. (stm/ tng)

Plus

HSDPA, wi-fi

Social networking

Touchscreen + QWERTY jadi satu

Harga bersaing

Minus

Aksesoris bawaan standar

OS Symbian relatif kurang bersahabat dengan touchscreen

  • Ukuran: 113 x 53 x 16.8 mm, 150 gr
  • Network: Quadband GSM, UMTS, HSDPA
  • Status: Tersedia
  • Layar: TFT 16 juta warna, 360×640 piksel, 3.2 inch
  • Input: Full touchscreen + QWERTY keyboard + virtual keypad
  • Sistem Operasi: Symbian S60 5th Edition
  • Prosesor: ARM11 434Mhz
  • Memori: Internal 240Mb, RAM 128Mb
  • Slot Memori: microSD up to 16Gb
  • Kamera: 5.0 Megapiksel, autofocus, LED flash
  • Video Recorder: VGA (640×480 piksel), 30fps
  • Kamera Sekunder: Ya. Untuk videocall dan self-potrait
  • Media Player: Ya. Music player, RealPlayer
  • Radio FM: Ya. Stereo dengan RDS
  • WLAN: Ya. Wi-Fi 802.11 b/g
  • Bluetooth: Ya. v2.0 dengan A2DP
  • Inframerah: Tidak
  • Port USB: Ya. MicroUSB v2.0
  • Transfer Data: GPRS class 32, EDGE class 32, 3G, 3.5G up to 3.6Mbps
  • Speakerphone: Ya
  • Jack Audio: Ya. 3.5 mm
  • GPS: Ya. Dukungan Assisted-GPS dan OVI maps
  • Java: Ya. MIDP 2.1
  • Browser Standar: WAP2.0, xHTML, HTML (mendukung JavaScript dan flash video)
  • Tambahan: Flash Lite 3.1, Facebook for Nokia, social-networking application, QuickOffice, mail, chat, game (include 1), handwriting recognition, homescreen widget, OVI store, dan lainnya (Pilihan Warna: white, black)
  • Baterai Standar: BP-4J, Li-Ion 1200mAh

+/- Rp2.850.000,- | ●●●●●●●●◌◌ (8.5 of 10)

37 Responses to “Nokia C6-00, Touchscreen dan QWERTY yang Siap Aksi”

  1. suharwanto Says:

    untuk instal TTpod versi indonesia dimana ya???
    Aku cari di ovi maps nggak ada…….

  2. feri Says:

    saya punya ttpod indonesia

  3. egawa Says:

    saya kesulitan untk menggunakan skype d c6 00 saya. Apa ada solusinya?mhn d bantu.trims

  4. Tri Santoso Says:

    kok pulsa saya kesedot trus ya?apa ada paket datanya?dan gmn mnghntikannya??

  5. Agung ajja Says:

    mantap Gan,sistem syambian nya juga tidak kalah sama Android.kita Bisa masuk kan Ratusan Aplikasi Di dlm nya,pokok nya Mantap.di Atas Harga 2 Jt memang sangat layak

  6. Wahyudi ragiel Says:

    Aplikasi facebook c6 q gk bs d bka,,
    cra mmperbaikiny g mn y???

  7. Iko Wy Says:

    aduh Quikfoce ku gak kena kena? om. admin

  8. acan doglek Says:

    hp c6 aku skype nya gak jalan kenapa ya??

  9. abu nawas Says:

    gan aflikasi fornokia c6 yang tepat n terbaik tu apa ya.

  10. amirwisu Says:

    kenapa hpku c06.00 kok ovinya gak bisa di buku ya

  11. Oktob Says:

    Kenapa nokia c6 setelah di riset browsing nya gak bisa saat lodiang.. Separo jalan kembali ke menu utama lagi,, minta solusinya gan,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s